BENARKAH MEMBANGUN DENGAN BATA RINGAN BISA 1.5X LEBIH CEPAT?

Dalam membangun sebuah rumah atau pun gedung kecepatan membangun menjadi salah satu faktor yang sangat diperhatikan oleh setiap orang. Dibandingkan bata yang dicetak dengan cara tradisional, bata ringan memiliki dimensi yang lebih presisi dan tingkat kerataan permukaan yang lebih baik. Keunggulan bata ringan ini jelas mempercepat proses pengerjaan konstruksi bangunan. Bobotnya yang ringan turut memudahkan proses pemasangan bata ringan sehingga mendapatkan hasil yang lebih rapi. 

Dalam tahapan finishing pembuatan dinding, dinding yang tersusun dari bata merah perlu dilapisi dengan plester aci untuk memperhalus permukaannya. Bata ringan telah memiliki tekstur permukaan yang halus dan rata tetap memerlukan plester dan aci, namun tidak sebanyak bata konvensional. Jika bata merah membutuhkan sekitar 3 cm untuk plester, bata ringan hanya perlu 5mm. Bahkan permukaan bata ringan bisa langsung di cat atau dibiarkan terbuka jika menginginkan tampilan dinding ekspos. Hal ini tentu saja juga salah satu faktor yang membuat pengerjaan dinding yang menggunakan bata ringan jauh lebih cepat daripada dinding yang menggunakan bata merah.

Proses pemasangan bata ringan yang lebih praktis dan cepat juga dapat mengurangi biaya harian pekerja bangunan. Sebagai pembanding proses pengerjaan dinding yang menggunakan bata merah total menghabiskan waktu kurang lebih 52 menit per m2. Sedangkan bata ringan hanya memerlukan waktu kurang lebih 35 menit per m2. Waktu itu di luar masa tunggu pengeringan plesteran dan acian.

Jadi, sudah terbukti bahwa pengerjaan dinding yang menggunakan bata ringan 1.5x lebih cepat daripada bata merah. Selain itu Anda pun dapat menghemat biaya tukang dengan waktu yang lebih efektif pula. Kalau bisa menghemat waktu dan uang kenapa harus keluar lebih?

Share via
Copy link