BLESSCON MENDUKUNG GERAKAN KURANGI BOTOL PLASTIK

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo menghimbau seluruh jajaran di lingkungan kemendagri untuk menggunakan bahan plastik sekali pakai.

Himbauan Mendagri tentunya bukan tanpa alasan karena Konsumsi kantong plastik di Indonesia memang sangat tinggi. Menurut sejumlah sumber data, sampah plastik di Indonesia mencapai 64 juta ton per tahun. Dari jumlah itu, 3,2 juta ton merupakan sampah plastik yang dibuang ke laut. Kantong plastik yang terbuang ke lingkungan sebanyak 85 ribu ton per tahun. Berdasarkan sumber data dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, hingga 2017 terdapat sekitar 12,7 juta ton sampah plastik di laut. 

Memang tidak mungkin menghapus penggunaan kantong plastik 100%, tetapi yang paling memungkinkan adalah memakai ulang plastik, mengurangi pemakaian plastik, dan mendaur ulang sampah plastik. Terakhir, mungkin diperlukan regulasi dari Pemerintah untuk meredam laju penggunaan plastik. Selama ini, pelarangan kantong plastik merupakan kewenangan pemerintah daerah. Namun harus juga diperkuat dengan kebijakan Pemerintah Pusat, untuk menekan penggunaan bahan kemasan plastik. 

Berkenaan hal tersebut, Mendagri Tjahjo menyikapi secara serius persoalan ini dan langkah cepat yang diambilnya menyampaikan himbauan larangan kepada seluruh pegawai di kementeriannya untuk tidak menggunakan kemasan air minum berbahan plastik sekali pakai dan kantong plastik.

“Ini sifatnya himbauan mulai dari internal Kemendagri dan BNPP karena masalah sampah plastik sudah pada tahap yang mengkhawatirkan bagi lingkungan,” pungkasnya.

Sekalipun himbauan tersebut untuk internal kemendagri, BLESSCON juga ikut serta menerapkan gerakan mengurangi sampah plastik dengan mengurangi penggunaan botol plastik, sedotan, dan tas kresek. Pengurangan sampah plastik hanya bisa berhasil jika dimulai dengan merubah pola hidup. BLESSCON memposisikan diri sebagai fasilitator untuk memberikan dampak yang lebih luas pada masyarakat. Mari kita pun mulai mengurangi penggunaan sampah plastik untuk masa depan yang lebih baik.


Share via
Copy link