Cara Menyimpan Bata Ringan dan Semen Yang Baik dan Benar

Banyak orang akan belum tahu cara menyimpan bata ringan dan semen dengan benar. Hal ini menyebabkan orang menunda pembelian bata ringan Blesscon dan semen Blessbond, padahal harga bata ringan dan semen bisa berubah sewaktu-waktu. Mari kita bahas satu persatu!

Simpan bata ringan di tempat terkena sinar matahari

Jika Anda membaca, mungkin terlintas dipikiran Anda “memang bata ringan bisa rusak kalau tidak terkena sinar matahari?”. Faktanya, bata ringan AAC yang telah keluar dari autoclaved telah memiliki tingkat kekuatan mendekati kekuatan maksimum. Salah satu bata ringan jenis AAC adalah Blesscon. Berbeda dengan bata ringan jenis CLC, bata ringan ini masih harus di”jemur” karena masih basah. Karena masih basah, tingkat kekuatannya masih rendah sehingga lebih mudah hancur.

Mengapa harus disimpan di bawah sinar matahari?

Cara menyimpan bata ringan di bawah sinar matahari sebenarnya hanya masalah estetika saja. Beberapa orang lebih menyukai bata ringan yang putih. Ketika bata ringan terkena air dan memiliki resiko untuk lembab, biasanya bata ringan akan mundul noda hitam semacam lumut. Noda ini tidak akan mempengaruhi kekuatan bata ringan. Permukaan bata yang ternoda ini sebenarnya juga akan tertutup semen ketika Anda memplester tembok. Untuk mencegah itu terjadi, lebih baik simpan bata di tempat yang kering dan tidak terkena air.

Semen wajib disimpan di tempat yang tidak lembab

Jika Anda berencana untuk menggunakan semen untuk beberapa minggu ke depan, pastikan Anda menyimpan semen pada tempat yang tidak lembab. Tahukah Anda bahwa semen sangat sensitif terhadap partikel air. Ketika semen terkena partikel air (sekecil apapun), semen akan memulai proses reaksi kimianya yang membuat tiap partikel semen saling mengikat. Dampaknya, semen akan mengeras.

Cara menyimpan semen yang baik dan benar adalah dengan meletakkannya di tempat yang kering dan tidak lembab. Tempat yang tidak lembab bukan sekedar tempat yang tidak basah tetapi tempat yang juga aman dari resiko dari kelembaban. Untuk mengatasi 2 hal itu, kita dapat meletakkan semen di atas balok kayu yang dilandasi triplek. Sekalipun ruangan kering, air tanah bisa menimbulkan kelembaban tersendiri. Pastikan tempat penyimpanan semen Anda juga memiliki sirkulasi udara yang baik. Sirkulasi udara yang baik dapat dibuat dengan memberikan jarak antar tumpukan semen ataupun dengan material lainnya. Sirkulasi udara yang baik dapat menghambat kelembaban udara.

0 Shares
Share via
Copy link